Inovasi Sambungan Mekanis Menggunakan Clamp Baja Untuk Tulangan Beton

Parmo Parmo, Tavio Tavio

Abstract


Pertumbuhan perkotaan di Indonesia beberapa waktu terkakhir cenderung lebih mengarah pada overground space. Hal ini disebabkan karena populasi penduduk perkotaan mengalami peningkatan yang signifikan dan tidak sebanding dengan lahan yang tersedia. Banyaknya bangunan tinggi dan gedung pencakar langit juga menandai fenomena tersebut. Namun, bangunan tinggi dan gedung pencakar langit memiliki potensi terhadap bahaya gempa bumi, lebih lagi Indonesia adalah termasuk wilayah yang rawan terjadi gempa bumi. Dalam perencanaan bangunan tahan gempa dua hal pokok yang perlu diperhatikan adalah kekuatan dan daktilitas. Kemampuan berdeformasi dan kekuatan pada sambungan antar tulangan menjadi pertimbangan dalam desain struktur tahan gempa. Dari hasil pengujian tarik clamp baja untuk sambungan mekanik tulangan D13 diperoleh yield strength 270.69 Mpa, ultimate tensile strength 351.45 Mpa dan beban maksimum 4757 kg serta elongation 40%. Sedangkan untuk sambungan mekanik tulangan D16 diperoleh yield strength 217.80 Mpa, ultimate tensile strength 327.605 Mpa dan beban maksimum 6717 kg serta elongation 32%. Pada penelitian ini digunakan 2 (dua) buah clamp baja. Namun, untuk memeperoleh hasil yang lebih baik perlu penambahan jumlah clamp dan peningkatan kualitas material clamp baja.

Keywords


kekuatan; daktilitas; clamp baja; sambungan mekanis

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Parmo Parmo, Tavio Tavio

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Editorial office

Department of Architecture
State Islamic University of Sunan Ampel Surabaya
JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237
email: emara@uinsby.ac.id | emarajournal@gmail.com

 

 The Journal has been indexed by: